Benaya (
Ketua Finger Kine Klub) :
Kesan :
"Saya BENAYA C.A
PESUDO tidak menyangka dan bahkan sebenarnya enggan untuk menjadi ketua FKK
periode 2011-2012, tetapi dari kawan2 yang sudah memilih dan yang tidak memilih
saya dan senior2 FKK mendukung dan selalu mensupport saya, saya akhirnya bisa
menjalankan tugas sbg ketua dengan kekurangan dan kelebihan yang saya miliki.
Banyak hal-hal yang menyenangkan, dan tidak mungkin saya lupakan selama
kebersamaan kita di FKK untuk periode 2011-2012. Dan juga ada hal-hal yang
sering membuat saya sedih jika melihat hasil produksi yang mungkin masih belum
maksimal selama periode ini dan juga sering jadi beban pikiran hahahaha (ketawa
dalam hati). Tapi saya salut dengan kawan-kawan yang mau kerja keras untuk FKK
periode ini. Terimkasih buat kawan2 semua yang sudah mau kerjasama dengan saya,
yang seperti ini orangnya. Hehehe makasih banget pokok’e. Juga terimakasih
untuk anggota baru FKK, makasih sudah menambah jumlah keluarga FKK dengan
keceriaan dan problem masing2 hahaha (becanda). Oya kok persaan saya di akhir periode
ini banyak yang galau ya (bukan hanya karena cewek lho) hahahaha SEMANGAT GALAU
MY PREN!!!! (bakalan ada yang kurang dalam kegiatan saya di kampus ini)"
Pesan :
1. MIXED JUICE
2. Jangan Galau2 ya
3. Persiapan dalam
produksi dimatangkan lagi, jangan asal jadi dan hajar untuk bikin film.
4. Untuk fungsionaris
yang baru (cewek dan cowok) latihan lagi untuk KUPAS berikutnya. Lihat materi
yang udah pernah diterima teman2 oke2. Klo bisa tiap anak bisa semua (dari cari
ide cerita sampai make up sekali pun).
5. Tetap komunikasi
dengan kami yang udah gak di FKK lagi ya kawan2
6. tetap jaga keluarga
kecil FKK, jangan sampai terpecah belah, saling terbuka satu sama lain dan
mengerti akan satu sama lain. Jangan dipendam dalam hati oke2, mau berbagi itu
lebih baik.
Tambahan
KUPAS
untuk wali2 boleh
membantu kawan-kawan baru yang sedang pelatihan, kalo memang perlu pegang alat
untuk menunjukkan yang benar lakukan itu. Setelah itu biarkan mereka yang
mencoba.
SAFFEST
Saran :
1. Untuk juri dan atau
tamu dari luar biar di handle per LO saja (khususnya untuk makan, beri
budget tertentu untuk makan agar sie konsumsi tidak kebingungan)
2. untuk sopir antar
jemput juri dsb, jangan gunakan sie-sie yang berkepntingan selama acara
3. Jangan lupa LO khusus
untuk komunitas2 yang hadir selama SAFFEST jangan dibiarkan saja.
TESTIMONI
Tetep sehat, tetep semangat!
Aster (
Sekretaris Finger Kine Klub) :
Kesan :
finger asik kaya keluarga..
seru bisa saling berbagi cerita
bisa menambah banyak pengalaman ma teman
kekompakan ank nya,, (bs bt kangen),,
finger bisa memberi nilai arti kerja keras dan hasil..
Pesan :
1. bt produksi di mantepin dr persiapan..
2. bisa lebih saling terbuka
3. tingkatin lagi karya" yg di hasilkan..
4. hubungan dengan komunitas di perbanyak
5, tiap fungsionaris saling berbagi dan berbagii.. baik koordinator dan anak
buah nya :
6. perbanyak ikut festival dan masukin karya Finger...
kurang
lebih seperti itu...
Insos
Mirino ( Bendahara Finger Kine Klub) :
“ Terima
Kasih untuk Finger yang sudah menyatukan kami, mengenalkan kami pada berbagai
macam “Jenis” manusia. Klu ada di Finger tuh kesannya seperti makan permen Nano
– Nano! Paling manis klu lgy nongkrong sambil bercandaan, paling asa, klu yang
lain uda pada bad mood dan marah – marah dan paling asin klo ada yang utang
uang kasi lebih dari Rp. 2000,-. So far temen Finger kayak “Rexona “ setia
setiap saat. (hahahahah.....:D). Masikan untuk Finger kedepannya paling oba
untuk lebih genca berpromosi, walau selanjutnya seleksi alam yang menentukan
tapi semakin banyak anggota , akan semakin seru”
Divisi Produksi & Film
Hariyanto
(Koord Divisi Produksi & Film)
Testimoni:
"Seperti
kata sesorang, di Finger rasanya sama kaya Nano Nano, ada rasa Asin, Pahit, dan
Manis, semua jadi 1 di Finger..
Kita
sudah mengalami kemajuan dalam berbagai hal, Produksi film, Wawasan film,
Berorganisasi dan Menjalin hubungan yang seperti keluarga...
Nama
Finger Kine Klub sudah sangat terkenal dikalangan Sineas Indie Movie..
Jadi,
kalau prestasi kita semakin meningkat dan Nama Finger semakin besar..
Berarti
saatnya, penerus generasi Finger yang harus bisa mempertahankan itu
semua, dan menjadi lebih baik lagi.. "
Syndi :
"Masukan
mungkin udah sekalian sama pesan, butuh banyak belajar..
1. Mulai lah usda meski blm ada event2
tertentu untuk kas finger,mungkin perlu ada divisi permodalan wkwk..
2. Belajar saling menghormati,
profesional,tau posisi
saat temanmu baik co/ce atau bahkan orang yg km rasa kurang
cocok sm kamu dipilih menjadi pemimpin/koordinator tim hormati keputusannya,
nah untuk itu rapat harus efektif,
konsentrasi dengan apa yang dibicarakan, jadi saat diberi waktu menanggapi bisa
kita manfaatkan dengan benar, so keputusan yang diambil tadi memang rumusan
yang saat itu terbaik dari hasil rapat bersama bukan subjektif & ga ada
yang grundel (berbicara) dibelakang.
Profesional tau kpn bersikap wajar, kapan bersikap serius, kapan
bercanda, kapan makan(buat talent wkwk), kapan kerja(kerja2 makan2 jangan
kerjaanya makan makanan jatah temen & jangan sampe ga makan & jadi
sakit = kinerja menurun),kapan nimbrung,kapan bantu2, kapan bayar iuran ..
jangan campurkan masalah pribadi dengan tugas yang jadi kewajiban kita
dan/problem pribadi jangan dijadikan alasan buat ga menyelesaikan
kewajiban2 kita baik sebagai fungsionaris, panitia, kru,insan finger kine.
Posisi well sebagai yang muda sewajarnya menghormati yang
tua, atau sebagai anggota sewajarnya menghormati koor/ketua. Bukan
berarti bergantung, mengutip kata kak iver “kita g butuh
orang yang manja” jgn nunggu harus ada inisiatif kerja. sudah gede kn hrsnya
sudah tau tugasnya & apa yang harus diperbuat. Dan bukan berarti menuakan
karna bisa jadi koor/ketua adalah org yg lebih muda dr km / yg kamu rasa(lagi)
kurang cocok dengan km, ingat profesional.
3. Jagan takut tuangkan idemu.
tapi ingat ide orisinil, plagiasi / modifikasi karya orang
lain apapun alasanya itu MEMALUKAN. Banyak2 tulis ide cerita mungkin Cuma
terbesit sekilas/ kamu g yakin bakal jadi ‘sesuatu’ nantinya. G papa, g ada
orang yang langsung sukses/perfect dengan 1x percobaan, coba & coba terus.
Semuanya butuh pengalaman,proses,waktu untuk jadi lebih baik, bukan instan jadi(seminggu-duaminggu)..;)
4. Yang perlu jadi pertimbangan lainnya:
manage WAKTU
Masi berhubungan dgn bbrp poin di atas posisi kita ini sebagai anak dr orang tua
& mahasiswa tentunya yg tugas utamanya belajar ingat profesional, FINGER KINE
menurutku itu bonus buat kita krn kita kuliah di UKSW..
Khususnya buat cewe & kesehatan baik ce/co. Rutin ok
intensif ok, tapi harus ada batasanya jangan over. Mengutip kata ages : “kita
bukan mau menyiksa-memforsir-panitia (saat itu)”
Baik itu rapat, syuting, ngumpul2 sekalipun. Jgn sampe
dengan alasan finger kesehatan, kuliah, kepercayaan orang tua
hilang&berantakan. Wow kita bawa nama baik finger buat orang2 disekitar
kita, jgn jadi jelek karna kita sbg insan finger g bisa memanage waktu. Jadi buat jadwal yang jelas &
yang jelas jangan dadakan(diminimalisir). Kumpul rapat jam7-9 tet harus
mulai&tet selesai.
Ini lo menurutku y dari hal kecil aja kita g bisa ontime
kayak tepatin jadwal, kita membiasakan diri malah, jadi kita terbiasa g fokus
saat kumpul rapat (melakukan useless movement) toh jam rapat masi bisa
diperpanjang/ kumpul stlh rapat. Ok klo mw kumpul2, ngobrol santay, main
bercanda, tapi klo kumpul itu buat bahas hal yang seharusnya dibahas dirapat so
buat apa rapat?
Kita juga sudah sering dpt kasus terkendala waktu-smpe
akhirnya dilarang ortu, khususnya cewe & anak2 baru finger. Well kita ud
kuliah, & beranggapan hidup gue, anak film, anak gaul, pulang malem wajar,
syuting smp pagi wajar.
...Mungkin bakal jadi mudah buat bbrp orang& ini bakal
jadi sandungan buat bbrp org lainnya...
Orang tua,kkek nenek, tante om, kakak, atau bahkan pacar
mana yg suka orang yg disayangi(anak)tersebut pulang malam/pagi? Jawabanya g
ada bahkan bagi anak co (mungkin sbagian dr mereka -yg peduli td- akan diam
aja, tp kita akan dinilai ga profesional krn g bisa memanage waktu) & jelas
bagi kesehatan BENAR2 ga bagus.
Ya ok ngejar syuting tp ingat efektif ga itu? Ya kecuali kt
butuh take banyak adegan malam hari..its ok. Tp klo keadaan malam dipaksakan
siang hmm back to reality jgn memaksakan klo memang alat/kondisi/kemampuan udah
tdk mendukung. Krn sesuatu yang dipksakan/ tidak mendukung niscaya hasilnyapun
dipaksakan dan tidak mendukung. tp klo mendukung ok g masalah.. Oh ya dari
memanage waktu juga profesionalitas terlihat, jgn
sampe orang bilang; jadi rapat/pra produksi yang intens/sampai mungkin
smp over itu ga efektif dong? Kenapa semuanya jadi molor/ ga tepat waktu (ga
tau waktu). Ingat kita bawa nama baik finger, jgn sampai di cap ‘kurang’ krn
faktor kitanya. Itu yang namanya tanggung jawab,loyalitas & kita ada buat
finger. Oh ya bisa dibalik dengan memanage waktu kita bisa tetap kumpul kine meski
dikejar tugas/tes. jadi Ga ada
alasan badmood saat kumpul-rapat-produksi. Ga ada alasan kesehatan turun/kuliah
hancur krn kegiatan finger dan jadi batu sandungan kita sendiri krn ortu/org
disekitar kita ga ngijinin kita. Jd
profesionalitas kita bisa dilihat dari sini.
Dan klo memang pada situasi2 tertentu, penting/pun mendesak
dan dibutuhkan waktu kita yang lebih buat finger kita harus siap siaga. Dan
ingat selama kita masi dibiayai/blm bisa mandiri dlm keuangan, kita masi dalam
teritori anak yg blm bisa berdiri sendiri jadi masi harus sangat
dibimbing-nurut sm ortu. Bukan berarti jd anak mama/cemen, tapi hormat sama
ortu.
Haduh kog jadi buat novel? Hee semoga berkenan membaca, apa
yang dirasa bagus/membangun smg bisa diterima dan dilakukan. Dan apa yang
dirasa kurang bisa disaring dan pilah menurut keyakinan dan daya serap ^^,
Kesan wow hmm incredible, salah1 moment terbaik yg
bantu (hidup)saya untuk berkembang, berorganisasi, berkarya, memiliki keluarga
yang lain, sedih-senang-tertekan-tantangan-pengalaman-termasuk point2 di atas
dan semuanya..thx for all..God Bless finger kine klub"
FINGER ROCK ON!!
Ages :
Tidak ada
tempat yang bias menandingi kehangatan suasana kekeluargaan FINGER KINE KLUB,
tempat dimana semua bisa tersenyum, FINGER KINE KLUB merupakan potongan
keluarga kecil, tanpa memandang perbedaan Suku, Agama maupun RAS, semua bersatu
dan tercipta keluarga yang penuh toleransi. Susah untuk meninggalkan FINGER
KINE KLUB.
Harapan kedepannya untuk semua anggota dan calon fungsionaris baru FINGER KINE KLUB, jaga kekompakan antar anggota, ini adalah rumah tangga kita semua, satu rasa sama rasa. Selesaikan masalah bersama-sama, saling terbuka satu sama lain.
teruskan karya-karya yang sudah ada, berharap akan ada terobosan baru dari fungsionaris baru, kembangkan FINGER dan jaga nama baiknya. Jadilah anggota yang solid.
satu hal yang perlu diperhatikan, persiapan saat akan melakukan produksi film, persiapkan semua dengan matang, meski persiapan ber bulan-bulan tapi yang terpenting adalah hargai sebuah proses, jika proses sudah bagus bukan hal yang tidak mungkin hasilnya akan sempurna. Jangan berhenti berkarya meski dibatasi oleh birokrasi dan hal yang menyulitkan FINGER. Pupuklah rasa kebersamaan dan solidaritas antar keluarga FINGER, jangan lupakan senior. Senior selalu siap membantu.
satu hal yang selama ini sudah ditekankan dari awal masuk FINGER hingga sekarang tolong diperhatikan lagi. “Sediakan waktu anda untuk FINGER, bukan FINGER yang menyediakan waktu untuk Anda”.
Harapan kedepannya untuk semua anggota dan calon fungsionaris baru FINGER KINE KLUB, jaga kekompakan antar anggota, ini adalah rumah tangga kita semua, satu rasa sama rasa. Selesaikan masalah bersama-sama, saling terbuka satu sama lain.
teruskan karya-karya yang sudah ada, berharap akan ada terobosan baru dari fungsionaris baru, kembangkan FINGER dan jaga nama baiknya. Jadilah anggota yang solid.
satu hal yang perlu diperhatikan, persiapan saat akan melakukan produksi film, persiapkan semua dengan matang, meski persiapan ber bulan-bulan tapi yang terpenting adalah hargai sebuah proses, jika proses sudah bagus bukan hal yang tidak mungkin hasilnya akan sempurna. Jangan berhenti berkarya meski dibatasi oleh birokrasi dan hal yang menyulitkan FINGER. Pupuklah rasa kebersamaan dan solidaritas antar keluarga FINGER, jangan lupakan senior. Senior selalu siap membantu.
satu hal yang selama ini sudah ditekankan dari awal masuk FINGER hingga sekarang tolong diperhatikan lagi. “Sediakan waktu anda untuk FINGER, bukan FINGER yang menyediakan waktu untuk Anda”.
Francklyn :
"masukan
apa aja yg butuh dikoreksi untuk finger kedepan,
periode
ini masih sama seperti sebelumnya, divisi produksi masih kurang buat jadwal
shooting, humas n litbang masih kurang aktif juga buka koneksi, sama properti
harus lebih kreatif dengan peralatan finger.
-pesan
selama difinger,
lebih
kompak dalam hal kunjungan luar kota, saling terbuka satu sama lain.
-kesan
selama difinger,
teman
(bukan keluarga) yang baik."
Divisi
Litbang
Oktavia (
Koord Litbang)
kesan:
"Menjadi
bagian keluarga Finger kine klub Berkesan sekaliiiii!!!!.... banyak pengalaman
yang didapat ya dari senang, marah, kecewa, sedih semua itu dirasain di Finger
Kine. Gak rugi masuk dan menjadi keluarga finger kine klub..."
Pesan
untuk Finger:
1. Untuk ketua dan fungsionaris baru,
terus membuat Finger kine klub menjadi lebih baik dari yang sekarang. Menerima
saran itu baik, tpi juga qt harus memilih, jangan saran itu diterima terus.
Kalo dikritik diterima yah, buat kebaikan finger jg.
2. Kalau mau produksi film lebih
dipersiapkan pra produksi, produksi dan pasca produksi. Supaya hasil nya pun
lebih baik biar waktu, tenaga dsb ga terbuang
3. Untuk angkatan baru, sering – sering
ikut workshop. Jangan hanya berpatokan dari materi yang diberikan oleh litbang.
Krna litbang pun punya keterbatasan, dengan kalian ikut workshop bisa menambah
ilmu- ilmu.
4. Kalau ada festival ikut ja, ga harus
ngirim film. Dengan kaya gitu kalian bisa kenal – kenal dengan komunitas film,
bisa berbagi informasi juga, mungkin menambah ilmu jg. Jangan hanya datang ke
festival Cuma nonton ja, percuma kalau gitu mending tidur dirumah!!. Kita juga
harus membangun relasi ke luar dan itu bakal menguntungkan buat qt.
5. Untuk litbang , dibikin program –
program untuk kedepannya. Supaya lebih tertata.
6. Untuk yang bakal lanjut, jangan hanya
ikut finger Cuma mau dapet poin n Cuma mau maen2 ja. Kalo mau kaya gitu mending
ga usa ikut finger. Finger butuh komitmen nya ga mau yang setngh2. Qt disini
santai tapi bertanggung jawab.
7. Tetep jaga hubungan dengan senior –
senior.
Pesan
untuk Saffest:
1. Dari yang sya baca selalu dikomentarin
adalah LO, kan dari awal uda sya bilang LO hrusnya sie sendiri dan tidak
dijadi satukan ke Acara. Tapi ga didengar ya sudah. Jadi untuk kedepannya lebih
baik LO disendirikan agar kerjanya lebih maksimal.
2. Untuk Usda, sya sih hanya saran untuk
proposal lebih di detailkan misalkan ada spanduk itu dikasi gambar ukuran nya
berapa, letaknya disebelah mana. Begitu juga dengan di brosur, kalo ada stand
dsb. Dan selalu ingat klo untuk perusahaan, dia menginginkan event yang besar /
nasional artinya jumlah peserta besar jg. Jadi diusahakan di proposal itu
untuk target peserta ya dilebih2 kan. ( aq liat pas magang di coca cola)
3. Untuk rekrut kepanitiaan saffest
jangan hanya berdasarkan dia temen or sahabat karna belum tentu kerjanya oke.
4. Untuk acara lebih dimatengkan
acaranya, jangan sehari sebelumnya rubah acara. dilihat lagi kalo acaranya
emank untuk umum ya berarti km harus bikin waktu sore hari smpai malam karna
kalo disiang hari percuma ga ada yng nnt..
5. Publikasi, ditingkatkan lagi ya.
Seperti pembagian brosur isi2nya lebih di detailkan lagi. Kalo untuk lomba ya
lomba, untuk nnt ya nnt. Kalo bisa buat FB nya jg biar ga tergantung dari Litbang
terus.
Pesan
untuk Kupas:
1. Untuk rekrut, ga usah dilakuin
wawancara or bikin sinopsis n dsb, Pake seleksi alam aja. Toh ntar juga
keliatan yang berkompeten.
2. Untuk ketua kupas harus tegas, A ya A
jgn A trus B. Ntar wali2 nya jg bingung sendiri n Ujung2 nya wali lgy yang
disalahkan. N ketua harus ngerti posisi wali yah kya gimana.
3. Sering – sering praktek jgn hanya
materi sja.
Sekian
dari sya, maaf kalo misalkan ada yang tersinggung. Ini Cuma pendapat dan saran
saya..
Tetep
semangat dan Terima Kasih Finger!!!!
Tika :
masukan
apa aja yg butuh dikoreksi untuk finger kedepan,
finger
saat ini masih kurang melihat kekurangan yg bisa menjadi acuan ataupun patokan
dari peride sebelumnya sehingga kekurangan2 yg muncul adalah kekurangan yg
setiap periodenya sama dan tidak belum memberikan progress yg beda yg dapat
dibanggakan. semoga finger kedepan dapat belajar dari pengalaman melihat
kekurangan untuk diperbaiki kedepannya.
-pesan
selama difinger,
untuk
periode depan teman2 finger harus bisa menguasai peran dan fungsi finger, dan
peran dan fungsi kalian berada difinger untuk apa. selanjutnya teman2 finger
harus lebih semangat dalam menjalani sesuatu apapun tantangannya.
-kesan
selama difinger,
finger
itu santai, nyaman asiklah juga seru.
Divisi
Humas
Wiwit (
Koord divisi Humas)
kalo ditanya masukan apa aja yang butuh dikoreksi,
aku ada beberapa saran...
1. Mulai
dari materi cari banyak referensi ya, banyak tuh artikel2 tentang bikin film,
ikutan workshop film, dari ini aja aku sebenarnya sangat menyayangkan kalian
banyak yang ngk ikutan, contoh nya waktu di WORKSHOP LA LIGHTS INDIE MOVIE
JOGJA dengan pembicara nya itu Jujur
Prananto & Casandra Masardi nah kalo
bisa event kayak gini dimanfaatin dng semaksimal mungkin buat cari ilmu dari
mereka siapa tau dari kalian bakalan diajak produksi besar bareng ma sutradara
terkenal seperti abang Monty Tiwa mungkin atau bahkan mungkin sekelas senior
mas Garin Nugroho apa ngk kesempatan emas tuh,, buat ketemu ma scriptwritter
internasional kayak Prof R. Krevolin yang bikin script Hollywood punya aja itu
bisa terjadi kok gays.., kalo engak baca blog filmaker yang banyak GRATIS
banget buat di unduh... dari situ kita bakalan banyak banget masukan, ngk
melulu tugas lidbang kok ini, semuanya aja yang punya link yang berbau film
saling share deh, kan jadi makin akrab.. hahhaha :D
2. Dari
teman2 yang sering bertemu dengan komunitas, atau berteman dengan banyak teman2
komunitas, ngk ada salah nya kan kalo kamu-kamu juga promisiiin FINGER kita
yang tercinta ini, cari kontak mereka, tukeran film dengan mereka, buka diri
buat membaur dengan mereka.. kine kan ngk cuma kita jadi lewat mereka pun kita
juga dapet manfaat, misal nih kita perlu bantuan buat teknis waktu produksi
siapa tau mereka ada masukan, atau bahkan mau bantuin, nah ntar waktu mereka
ada acara “FESTIVAL”, misalnya, trus kalian dateng ke acara itu, nah tolong
jangan ogah-ogah an ya, kalo emang ngantuk atau mau ngerokok mending keluar
cari udara segar,, jangan keliatan dulu aja biar agak sopan gt kesannya.. soalnya
dari pengalamanku itu perlu,, buat jaga tali silahturahmi hahahay..
3. Ow
ya buat teman2 aku saranin mulai dari dini kalian yang belum merasa dapet
passion kamu itu suka dalam teknik apa, kalo mau jadi director ya mantapkan
hati, memperdalam ilmu dengan baca buku, materi, ikutan workshop, belajar dari
pengalaman orang lain itu cara paling efisien gays, hahhhaha jadi jangan anggap
sepele hal itu , mulai deh kalian menggali kemampuan kalian, mulai diasah, kalo
pertama gagal, jangan menyerah jadikan kegagalan itu tolok ukur kalian, bahwa
kalian harus lebih dari itu..
Kalo hasil jerih payah kamu ngk
dianggap penting ma orang lain, dan kamu sakit hati...saran ku buang jauh2
pikiran itu..“ini cara gue, ini film gue, dan gue yakin lo juga belum pasti
bisa bikin karya kayak gini” itu yang harus kamu pegang,, “ini kalo keadaannya
kamu di “DIHINA” lhoooooo....” jadi bedaain ya sama dikritik hahhhah
4. Bikin
jadwal kegiatan per 6 bulan kalian bakalan ngapain aja, selain produksi rutin
dan rapat rutin diluar kuliah, festival mana aja yang bakalan didatengin,
paling ngk selain dapet ngerasain festival Film, kamu dapet tambah teman,
tambah referensi film, masukan2 kan kalian juga jalan2 ahhha, nge-refresh
pikiran...
Nah kalo ngomongin kesan di Finger,,,
Sebelumnya aku makasih banget dengan kelurga ini,
aku sekarang ini bukan apa-apa kalo aku ngk mengenal Finger Kine Klub, mulai
dari produksi kupas yang sangat berkesan buat aku “a film by :yosefina I.
Mirino : Never End” karena itu waktu
pertama kali aku ikutan bikin film pendek, kemudian mengalami produksi besar
yang “TERTUNDA” penyelesaiannya... T.T, dimarahin senior,, moment sampai pada
pendiri Finger datang kesini memberikan wejangan nya yang good banget,, wwkwkkwkwk
komplit banget, namun ngak cuma hal itu yang terjadi di keluarga ini, saat
tertawa bersama, makan bareng2, tidur berjejer kayak pindang, berjuang gmn
susahnya bikin sebuah festival film, ahhahahhaha sampai pada kini aku ikutan
beberapa produksi film dibawah naungan sebuah PH film, itu karena keluarga
finger ini yang mampu membuat mentalku ditempa menjadi seperti ini, jadi mental
baja.. huuhuhuuhuuhuhuhuhu bukan hal mudah memang mencapai pada hal ini, karena
ini juga didapat dengan proses yang susahh.. terkadang teringat dengan ucapan
senior “ jangan melupakan sebuah proses, gagal itu biasa, tapi jadikan
kegagalan itu, motivasi dalam diri kamu..” huhuhhuhhuhuh serasa ada obat
tersendiri dalam diri, kadang merindukan saat2 bersama, shooting rame2,
berantem mulut waktu pra produksi, moment2 yang kadang muncul dalam
kesendirianku saat aku ngk dikota salatiga, apa lagi kalo tau Finger lagi rapat
dan aku masih di lokasi berbeda dengan temen2 yang lagi rapat L. Walaupun
berbeda tempat namun kehangatan dalam keluarga ini yang selalu teringat dan
kembali membangkitkan semangat.
Bayu
“Selama
di finger kine klub saya merasa bangga dan senang karena mendapatkan banyak hal
serta pelajaran mengenai perfilman susah dan senang semua dalam satu keluarga
finger kine klub salatiga. Intinya selain belajar berorganisasi, kerja keras
juga belajar bagaimana berinteraksi. Pesan untuk Finger bangun budaya evaluasi
yang sekarang mulai punah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu, penilaian
antar personal mungkin tiap individu berbeda tapi itu harus dimulai untuk
kebersamaan dalam perbedaan. Karena kendala cara bergaul dalam suatu komunitas
itu mempengaruhi kinerja team.”
Rara:
Kesan
saya selama menjabat fungsionaris finger divisi Humas periode 2011-2012. Ada
hal yang berbeda yang saya rasakan, mulai dari gaya kepemimpinan yang sangat
berbeda dari periode sebelumnya. Ada perubahan yang berdampak baik yang saya
rasakan ada pula hal hal yang ditinggalkan dan mungkin berdampak tidak baik
bagi saya. Hal yang berdampak baik itu seperti pengetahuan baru yang saya
dapatkan dalam proses shooting yang saya di periode ini biasanya di periode
sebelumnya saya menjabat sebagai UM sekarang saya memiliki kesempatan dapat
membantu proses lainnya sehingga saya yang dulunya tidak mengetahui secara
detail produksi menjadi tahu. Dan di periode ini saya mendapat kesempatan
menjadi wali bagi anak2 baru, sebenarnya ini adalah kesempatan yang baik karena
harusnya saya bisa belajar bagaimana menjadi lebih dewasa dari sebelumnya.
Menurut saya periode ini lebih baik dari periode sebelumnya karena lebih
disiplin dan lebih terkonsep.
Ada hal
yang baik ada pula perubahan yang kurang baik menurut saya. Hal yang saya
anggap kurang baik itu terkait dengan hilangnya kebiasaan ngumpul2 finger pada
periode ini. Sehingga saya menganggap pemimpin pada periode ini kurang perduli
pada anggotanya. Dan mungkin hanya sekedar saran saja untuk ketua periode ini,
lebih baik ketika anak buahnya berbuat sesuatu yang dianggap salah seperti
tidak dapat hadir atau sebagainya ketika rapat sebaiknya ditanyai saja dahulu
kenapa atau bagaimana secara sms ataupun bertatap muka secara langsung karena
menurut saya itu akan lebih baik daripada kesalahan dari anak buah tersebut di
dengar oleh pihak lain sehingga menimbulkan kesalah pahaman.
Terima
kasih dan minta maaf sebelumnya
Maju
terus untuk FINGER KINE KLUB
Divisi
Property
Dimas (
Koord Divisi Property)
Selama saya ikut finger selama kurang lebih 3 tahun
serta menjadi periode selama 2 tahun membuat hidup yang awal buta sekali
tentang sinematografi menjadi tahu bagaimana cara membuat film serta dan saya
menjadi lebih menyenangkan serta sedih menjadi satu selama menjadi keluarga
Finger Kine Klub. Dan Finger Kine Klub menjadi salah satu keluarga baru dalam
perjalanan hidupku ini, saya pun tidak akan pernah lupa tentang semua kenangan
yang sudah terjadi bersama Keluarga Finger Kine Klub. Semoga Finger Kine Klub
semakin sukses serta memunculkan para sinematografer2. Cukup sekian dan terima
kasih. Salam Sinematografi buat kalian semua semoga kita bisa terus membuat
film setelah kalian tidak menjadi fungsionaris lagi.
Joandi
Masukan apa aja yng butuh dikoreksi
untuk finger kedepan, untuk anggotanya harus lebih inisiatif, jangan nunggu
disuruh saja. Kalo mau saffest lagi,mending sebelum dilakukan promosi( kegiatan
non struktur) sebelumnya dengan cara nonton barng didesa – desa boleh indoor
maupun outdoor. Nggak perlu ake layar gede – gede juga ngga apa apa, cukup pake layar potrable yang klo kita
pinjemxion bisa dapet gratis layarnya, ntar kan tinggal ijin RT RW situ boleh
ngga. Di acara terus kalian isa ngasih info lewat lisan maupun visual ( berupa
video dan foto) bakal ada saffest dengan begitu kan orang salatia tahu kalo ada
fistival film. Lagan di desa –desa gitu masak ngga ada sound system, paling
kalian Cuma pinjem LCD doank.
Terus di
saffest itu mending LO untuk tiap tamu undangan( misal juri yang membawa
rombongan sendiri) minimal 2 – 3 orang yang pertam buat ajak ngomong kedua jadi
supir dan yang ketiga itu kalo ada tamu butuh sesuatu dia yang bantu nyariin (
nga ada juga ngga papa). Jadi LO itu juga langsung ngurusin makannya tamu
langsung ngga perlu lewat sie konsumsi biar ngga ribet komandonya. Buat saffet
yang kedua , jangan terpatok dengan system kepanitiaan dan semp*k atau mana itu
isalnya menurut semp*k ada sie akpertrans tapi saat kita melaksanakan
kegiatan sie tersebut cukup kepontnang – panting dalam menghandelnya mungkin
dikarenakan kurang koordinasi dan anggota tiap sienya kurang tanggap. Jadi sebaiknya
seperti transportasi itu masuk tugasnya LO terus dalam laporan sesuai saja
dengan kemauan semp*k tapi realnya kita bikin beda tgas tiap sienya. Yang terakhir
buat saffest, acaranya tolong dimatengin lagi misalnya waktu awarding aja ngga
tau yang mau kasih siapa terus ngga ada lagu pengiringnya sepi – sepi aja gitu.
Oh ya sarang daribang iwan juga, ngundang wartawan biar kedepannya lebih
dikenal saffestnya, tolong saffestnya lebih dimeriahkan.
Pesan
& kesan
Mungkin
disini aku ngga isa memberikan kinerja yang maksimal buat finger, tapi buat
yang mau jadi fungsionaris jangan setengah – setengah ikut finger. Di sini
Finger butuh loyalitas kalian, jadi kalo setengah – setengah ikutnya, mending
ngga usah jadi fungsionaris dari paa menghambat orang lain. Seperti di awal
dikatakan tolong lebih inisiatif, kalian boleh bercanda, tapi tunjukan hasil
yang bagus. Memang di finger jadi keluarga kedua buatku jadi keluaa ini harus
di jaga baik p- baik.
Brian
1. Dilihat
dari semua kinerja sudah bagus, semua SIE udh bekerja dgn bagus,walaupun blm
maksimal 100%, dan yang harus di
perbaiki oleh finger adalah, kalau bisa perlengkapan finger harus bisa lengkap,
tidak perlu yang terlalu mewah atau mahal, dll,, tetapi yang standart aja yg
sesuai dgn ketentuan. Agar pada saat
penyutingan tidak bingung dgn alat2 kurang dll. Dan sebelum penyutingan agar bs
di persiapkan min 2 bln sblm penyutingan, dari cerita,lokasi, alat2, treatment,
skenario, dll...
2. Pesannya
adalah semoga anggota finger semakin kompak, semakin bersatu, jangan ada
perpecahan, karena kita semua adalah keluarga dan kalau bisa waktu rapat datng
lebih tepat waktu lagi. Dan semoga kedepannya finger semakin mantap, dan di
usahakan agar sekali2 finger rekreasi bersama.
Kesan selama di
finger ; kesannya cukup menyenangkan, bs menambah ilmu, pertemanan, dll, bisa belajar
watak atau karakter teman2 selama bekerja. Pokoknya top dech, masuk di finger.
Berbagai karakter ada di finger semua
Vimara
masukan :
seimbangkan antara teknis dan cerita pada saat produksi
pesan :
tetap kompak selalu dan jangan lupa senyum sampe pagi
kesan :
tempat terindah adalah surga dan finger kine klub
NB :
Terima Kasih kepada Fungsionaris yang sudah memberikan kesan dan pesannya untuk
Finger Kine Klub, jangan ada yang tersinggung ya jika kesan dan pesan diatas
menyindir seseorang atau lembaga apa pun. Semoga dengan kesan dan pesan diatas
dapat membuat perubahan diFinger Kine Klub untuk kedepannya!!!







0 comments:
Posting Komentar