Sejatinya seorang yang mencintai sejarah adalah orang yang loyal terhadap sesuatu yang diyakininya. Begitu juga dalam hal berorganisasi.
Dengan pergantian kepengurusan baru serta program rekrutmen anggota (KUPAS) maka segenap keluarga Finger sudah seharusnya tau apa saja pengorbanan yang telah dilakukan para senior untuk menjaga eksistensi Komunitas ini.
Berdiri secara Komunitas pada tahun 2001 dibawah bidang 3 (hiburan) Senat Mahasiswa UKSW. Dengan ketua Lola Rischa Pandiangan yang pada saat itu juga sebagai ketua bidang 3.
Pada akhir tahun 2002 para anggota bersepakat untuk mengadakan acara pemutaran Film, yang pada saat itu mencari lalu mendapatkan Sponsor dari PT. Djarum (Djarum Black) yang diwakili oleh bapak Handoyo. Maka dilangsungkanlah acara yang diberi nama Friday Night Movie yaitu pemutaran film box office berjudul "Brotherhood of Wolf". Menuai sukses, pada Pekan Ilmiah Mahasiswa tahun 2003, Finger mengadakan acara pemutaran film "Aku Ingin Menciummu Sekali Saja" karya Garin Nugroho, dibintangi oleh Lulu Tobing, keduanya datang sebagai tamu pada acara itu. Acara ini sukses besar dari kapasitas tempat (Balai Utama UKSW) 800 orang dipaksakan menjadi 1000 orang.
Berakhirnya periode kerja, Finger Kine Klub berpindah tangan ke Raetundra Bimoadi P. a.k.a Bimo Finger. Reformasi total di badan Senat Mahasiswa UKSW menyebabkan Finger kehilangan payung untuk berteduh sehingga terjadi lobi antara Finger Kine Klub dengan Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE). Alasan memilih FEB (sekarang Fakultas Ekonomika dan Bisnis) adalah karena mayoritas anggota pada saat itu adalah anak FEB dan FEB dinilai paling bonafit dan aktif pada saat itu.
Tepat 6 Desember 2003 sebuah ceremony kecil di Banaran Café sebagai persiapan untuk masuk dalam Struktur FEB dan juga sebagai hari jadi FINGER Kine Klub dalam FEB UKSW. Namun baru sekitar September 2004 Finger Kine klub resmi (struktural FEB) menjadi sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Finger Kine klub FEB UKSW. UKM saat ini adalah KBM (Kelompok Bakat Minat) dibawah bidang 1 humanistic skill, SMF FEB. Layaknya sebuah KBM Finger Kine klub mengikuti Rapat Kerja (Raker) SMF FEB, dan membuat rencana program kerja. Program kerja/kegiatan yang merupakan agenda rutin Finger yaitu Kupas, Seminar/Lomba Film, Produksi Film Besar setiap akhir periode kerja.
Regenerasi terus terjadi dalam tubuh organisasi dan komunitas Finger Kine Klub. Berdasarkan masa jabatan Finger dipimpin oleh:
- Lola Rischa Pandiangan (2001/2002, 2002/2003)
- Raetundra Bimoadi (2003/2004,2004/2005)
- Rudra Adhika Nursatya (2005/2006)
- Veronica Rahmasari Asmoro (2006/2007)
- Felix Richard M. Pandiangan (2007/2008)
- Retno Mustikaningtyas (2008/2009)
- Banuar Yudhaswara (2009/2010)
- Iver Ibram Konda (2010/2011)
- Benaya Chrisma Adiputra Pesudo (2011/2012)
- Francklyn Christian Kakisina (2012/2013)
Perjalanan yang panjang dan berliku telah ditempuh Finger Kine Klub sampai saat ini dengan mengandalkan kekeluargaan dan loyalitas dari para anggotanya.
Semua itu adalah hal yang harus dihargai. Karena penghargaan pada sebuah proseslah yang kiranya dapat membuat bertahannya Finger Kine Klub.






