twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

SIMFONI LUAR BIASA




Cerita dan Sinopsis Film Simfoni Luar Biasa ini bercerita tentang suatu perjalanan hidup dan impian seorang anak-anak yang ingin mencapai impian hidupnya.  Berbagai lika-liku dan hambatan seakan-akan tak mau lepas dari dirinya dalam menggapai cita-citanya.  Sinopsis ini sendiri dimulai ketika seorang anak-anak bernama Jayden (diperankan oleh Christian Bautista) yang merupakan seorang musisi dengan impian menjadi seorang rockstart Rockstar tetapi mempunyai hidup yang tidak stabil dan menentu.  Paa suatu malam setelah berkelahi di dalam sebuah bar di Manila, Filipina, Jayden diusir dari apartemennya karena uang sewa apartemennya menunggak. Dengan Sara tantenya (diperankan oleh Maribeth), Jayden pergi ke Jakarta, Indonesia untuk bertemu dengan ibunya yang sudah tidak diketemuinya setelah bertahun-tahun. Ibunya sendiri bernama Marlina (diperankan oleh Ira Wibowo) adalah seorang pembina sekolah luar biasa.

Kemudian di Jakarta inilah Jayden bertemu dengan anak-anak yang pada akhirnya mengubah hidupnya.  Jayden mengajarkan anak-anak tersebut mengenai makna dari bernyanyi.  Jayden pun menjadi seorang guru musik. Nah bagaimana kelanjutannya, silahkan saja tonton film ini di bioskop.  Film ini sendiri tayang di bioksop Indonesia pada tanggal 29 September 2011.

Cerita ini tidak hanya berfokus pada sosok seorang Jayden, tetapi juga bercerita tentang hubungan beberapa murid sekolah luar biasa dengan orang-orang di sekitarnya, dengan orangtua, pengajar, sesama murid, maupun anak-anak di luar sekolah.  Hubungan antar manusia dan sikap toleransi dan saling membantu ini lah yang merupakan makna dan kekuatan utama dalam alur dan cerita film ini.

Notasi Cinta


Title : Notasi Cinta

Fiksi | 15.00 | Finger Kine Klub | Bahasa Indonesia (English Subtitle)


Sinopsis :
Sudah 1 semester berlalu, dan Erik hanya tetap bisa mengagumi Rika, Erik selalu hadir dalam tiap latihan musik Rika. Meski Rika juga tahu kalau Erik 
selalu hadir dalam tiap latihan dia, tapi dia tidak tahu apa tujuan Erik selalu ada disana 
setiap saat dia latihan, karena Erik tidak pernah berkata apapun.


Cast :
Zipora Onie Bangguna
Mordekhai B. Keintjem
Bayu Aji


unit production manager WIWIT ANGGREANI - ASTERITA DESSY PHILIANA
director HARIYANTO TAN assistant director REYN MAXEL PALESE
screenplay HARIYANTO TAN - IVER IBRAM KONDA - REYN MAXEL PALESE
director of photography MARCHLANNO DIMAS PUTRA
camera operator1 IVER IBRAM KONDA camera operator2 SUSENA AGES
art director SYNDI assistan art director BENAYA CHRISMA A. PESUDO - KARTIKA ELCYNDI
make up JESSICA YANTI chief lighting VIMARA ARDIANSYAH
master property JOANDI SUTOMO assistant master property VIMARA ARDIANSYAH
sound mixer HENDY TH. TEMAR assistant sound mixer FRANCKLYN C. KAKISINA
boom operator VIMARA ARDIANSYAH english subtitle HADASYAH LYDIA
arasement music YAFET A. NUGROHO sound editor YAFET A. NUGROHO
offline editor JOANDI SUTOMO - FRANCKLYN C. KAKISINA online editor IVER IBRAM. KONDA

Film KUNGFU PANDA 2



Setelah sukses dengan film Kung Fu Panda pada tahun 2008, sekuel film ini dirilis pada 26 Mei 2011 dengn judul Kung Fu Panda 2. Disini diceritakan Po (Jack Black) yang telah menjadi kesatria naga dan masi saja konyol harus menghadapi ancaman baru dari penjahat yang ingin menaklukan  China dan menghancurkan kung fu. Dikisahkan Lord Shen (Gary Oldman) yang arogan memiliki senjata yang berbahaya  untuk  melancarkan  misinya tersebut.
Bersama teman – temannya; Tigress (Angelina Jolie), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), Crane (David Cross), dan Viper (Lucy Liu), Po mengawali perjalananya untuk menggagalkan rencana jahat Lord Shen. Disisi lain Po harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya bukanlah anak dari angasa berleher panjang penjual mie - Mr.Ping (James Hong). Meski sedih, Po berusaha mencari tahu masa laulnya yang ternyata juga berkaitan dengan misinya mengalahkan Lord Shen. Kung fu Panda2 menghadirkan pula tokoh – tokoh baru yang tentunya ikut ambil bagian dalam perjalanan seru Po dan The Furious Five.
Meski memiliki jalan cerita yang biasa – biasa saja tetapi film ini dikemas secara apik. Selain memberikan hiburan dan cocok menjadi tontonan  kluarga  saya rasa film ini juga sangat kental membawa nuansa budaya China. Dilihat dari tokoh utamnya Po-Panda (yang hanya dapat ditemukan didaratan China tentunya) sangat mencintai kultur budayanya seperti kung fu. Bisa dilihat disini secara tidak langsung film ini merupakan mediauntuk menjaga eksistensi Kung Fu bahkan samapi pada generasi termuda (anak-anak). Siapa anak-anak yang tidak akan gemas dengan tokoh Po seorang lucu dan konyol yang gigih mengejar mimpinya menjadi legenda kung fu - kesatria naga. Nilai – nilai yang terkandung di film sangat penting tentunya sehingga mendatangkan maanfaat yang bisa dipetik oleh penikmatnya.  Meski tak harus disajikan dengan berat sekalipun seperti kungfu panda 2 ini, banyak sekali menghadirkan dialog-dialog lucu dengan gambar animasi yang begitu baik juga tentunya.Penasaran??  tonton saja filmnya ;)

Film Surat Kecil Untuk Tuhan




Bagaimana rasanya jika kita dihadapkan oleh suatu kenyataan yang pahit bahwa diri kita mengidap sesuatu yang mengerikan?Rasa takut, kecewa, sedih dan hancur sudah melebur jadi satu. Itulah yang dirasakan oleh Gita Sesa Wanda Cantika, gadis cantik yang berumur 13 tahun. Keke,begitulah nama panggilannya, menerima kenyataan setelah ia mengalami sakit, mimisan dan pusing yang berulang. Ketika ia melakukan pengecekan terhadap dirinya. Kanker jaringan lunak bersarang di wajah cantiknya yang perlahan membuat wajahnya rusak dan berubah terlihat seperti monster. Meskipun hatinya sempat terluka, namun Keke tidak patah semangat. Keke tetap aktif di sekolah dan segala kegiatannya meskipun kanker tersebut perlahan mengerogoti tubuh dan semangatnya. Sama seperti gadis kecilnya, ayah Keke juga tidak menyerah. Ia berjuang untuk melepaskan Keke dari vonis kematian hingga ke luar negeri untuk mengobati penyakit Keke.
Segala perjuangan dan kesakitan sudah dirasakan oleh Keke karena penyakit ini. Dari obat, operasi, kemoterapi dan segala cara sudah ditempuh oleh Keke. Meskipun kanker tersebut sempat di nyatakan bersih dari tubuhnya, namun beberapa bulan kemudian penyakit tersebut kembali lagi dan menyerang lebih ganasnya lagi dengan penyebaran yang tak terelakkan. Meskipun Tuhan sudah memberikan anugrah 3 tahun untuk bertahan serta berjuang menghadapi penyakitnya, Toh akhirnya Tuhan lebih sayang kepada Keke. Keke pun menyerah menghadapi kanker ganas tersebut dan pergi menghadap Sang Pencipta-Nya.

Pengenalan LK Finger Kine Klub 2011/2012




Kegiatan pengenalan LK FEB dilaksanakan pada tanggal 10 september 2011  pukul 07.00 sampai 15.00, kegiatan ini  secara rutin dilaksanakan  oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis setiap tahunnya  yang melibatkan banyak KBM salah satunya Finger Kine Klub. Dengan antusias dan semangat, anak2 Finger telah berkumpul jam 05.00 untuk mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti kamera, tv, sound, dsb. Setelah selesai melakukan persiapan, anak2 Finger melakukan briefing dan berdoa  yang dipimpin oleh ketua Finger, Benaya. dan pada pukul 07.00 tepat kegiatan pun dimulai. Terdapat 25 kelompok dipengenalan LK, dan satu persatu mereka datang ke stand finger. 

Pertama – tama kegiatan dimulai dengan menyampaikan sejarah singkat terbentuknya Finger, dan pengenalan ketua Finger . Setelah itu, mahasiswa/i baru  diajak nonton bareng film hasil karya anak2 Finger dan melakukan praktek sederhana dalam pembuatan film yang langsung diarahkan oleh anak – anak Finger. Masing – masing kelompok mewakilkan 5 orang untuk menjadi sutradara, cameramen, clapper dan talent. Terlihat sekali antusiasme yang ditunjukan oleh mahasiwa/i baru, mereka memperhatikan dengan seksama dan serius apa yang diarahkan oleh anak – anak finger. 

Cin(T)a - Cinta Kepada Tuhannya




Film yang bercerita tentang kehidupan cinta 2 sejoli muda yang tidak bisa menyatukan hati karena terbentur oleh Tuhan mereka yang "berlainan" adalah sekeping bagian dari cerita cinta anak di Indonesia. Cerita para anak muda yang ingin berkreasi dan yang masih mau menjunjung pola pikir orang tua mereka harus mengorbankan perasaan mereka demi "menjaga" dan "memelihara" adat istiadat serta agama masing-masing. Hal itulah yang tidak bisa saling mengalah sehingga menciptakan suatu perbedaan dapat menjadi suatu masalah. 

Cin(T)a, adalah film bertemakan cinta segitiga antara seorang mahasiswi yang pendiam bernama Annisa (Saira Jihan) 24 tahun, artis cantik yang melalaikan kuliah demi kariernya, bertemu dengan mahasiswa baru bernama Cina (Sunny Soon) 18 tahun keturunan cina-batak yang penuh tekad mengapai impianya. Disaat jari jemari cinta mereka yang saling berpegangan tangan,  munculah jemari ketiga, jemari yang masuk memberikan sebuah pegangan cinta yang tulus, hangat, damai, dan abadi. Jemari cinta dari Tuhan. Tuhan mencintai Cina dan Annisa, tapi Cina dan Annisa tidak dapat saling mencintai karena mereka menyebut Tuhan dengan nama yang berbeda.

Film garapan komunitas indie dengan sutradara muda Sammaria Simanjuntak (24 tahun) ini memenangkan "Piala Citra untuk Skenario Asli Terbaik" bersama dengan Sally Anom Sari. Rancangan karakter, setting, dan dialog yang dibuat sederhana tapi mengusik kesadaran masyarakat Indonesia ini menampilkan dialog-dialog yang cukup berat, sangat menantang, berani dan sensitive dengan agama merangkaikan sebuah film dengan warna yang unik dan beda bahkan menyisipkan simbol-simbol yang berkaitan dengan nasionalisme ataupun kebudayaan Indonesia. Film ini yang menggunakan dua konsep sinematorafi; Pertama, Sammaria meletakkan penonton pada ‘sudut pandang’ Tuhan, karena keberadaan-Nya sangat subjektif pada setiap orang dengan huruf T yang terselip di antara kata Cin(T)a, merujuk pada Tuhan. Kedua, Sammaria menggunakan konsep dunia hanya milik berdua, dengan dua karakter Cina dan Annisa yang mendominan, namun dikemas secara kreatif dilihat dari fokus kamera yang disorot secara close-up sehingga penonton melihat lebih ke ekspresi dan emosi dan fokus pada objek-objek seperti jari, semut, apel, dan lain sebagainya. Disisi lain kedua tokoh utama nampaknya butuh kerja keras agar akting mereka tidak terlihat kaku dan datar.
Dibalik itu semua pengambilan adegan ini diperkuat dengan musik, latar, serta dialog-dialog yang bukan hanya berani menantang melaikan juga dapat mengalir, cerdas, lucu menjadi kekuatan utama dari film ini. Walaupun tanpa diduga dialog yang “suram” dan melankolis muncul diakhir-akhir cerita, tapi tetap mengena dengan banyaknya pesan moral yang terlukis dalam film ini. Hubungan untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama dan jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan dengan mengatasnamakan agama menjadi tema yang menantang yang membuat penonton mempunyai persepsi berbeda-beda yang selama ini dianggap tabu dapat dihadirkan ke ranah publik dengan segala pro dan kontranya berhasil membawa pesan damai.

Film yang mengisahkan tentang dua sejoli yang mengatasnamakan cintanya lebih besar kepada Tuhannya masing-masing ini, patut diancungi jempol mulai dari ide cerita sampai pada proses penayangannya yang sempat mendapat larangan penayangan namun berhasil melewati ujian dari tantangan itu. Kalau film ini sempat ditayangkan di luar negeri seperti Inggris-National Film Theater-British, London-Film Institute London 2009, Australia-Indonesia Film Festival 2009 di Melbourne, maka masyarakat Indonesia juga harus menonton film produksi 2009 yang pantas untuk dipertimbangan sebagai bahan pembelajaran ditengah masyarakat multicultural seperti Indonesia. (_Ђ_)

Layar Tancap Perumahan Sraten Permai



Acara ni merupakan peringatan 17 agustus yang ke 66, yang di laksanakan di Perumahan Sraten Permai. Karena 17 Agustus 2011 bertepatan dengan bulan puasa maka acara 17an diajukan menjadi tanggal 20 Juli 2011 acara dimulai pukul 19.00 WIB dan selesai kurang lebih jam 22.00 WIB. Banyak beberapa lomba yang di adakan untuk memeriahkan, dan di ramaikan oleh  warga dari RT masing-masing. Di antaranya seperti, fasion show, lomba tumpeng, pemutaran film, dan drama.

Pemutaran film di bagi menjadi 2 sesi. Dalam sesi pertama film yang di putar ada “Kenapa Harus Menunggu” dan “Cheng-cheng po”. Dari ke dua film itu ada tanggapan dan komentar bagi masing-masing film. Untuk film “Cheng-cheng po” : filmnya bagus pesannya tersampaikan, film ini juga di ambil dari banyak sisi, baik dari pendidikan, persahabatan, kesatuan dan tidak adanya diskriminasi. Sedangkan untuk film “Kenapa Harus Menunggu”: filmnya sudah bagus, tapi maksud dari film tersebut masih abstrak, kurang bias di pahami oleh penonton.
Dibagian sesi kedua di putar film “Gara-gara bendera” dan “Buta”. Tanggapan untuk film ini kurang karena penonton sudah mulai sedikit dan mungkin sudah lelah. Jadi hanya ada tanggapan bahwa film keduanya itu bagus.  Tapi walau tidak ada tanggapan yang menarik, bisa di ambil kesimpulan antusias warga disana cukup baik, karena setiap di beri pertanyaan mereka bisa menjawab dengar benar. Baik pertanyaan mengenai, siapa nama pemainnya, sampai property yang ada di film masih dapat dijawab dengar benar. Secara tidak langsung mereka memperhatikan film itu dengan baik.

Everlasting


Title : Everlasting

Fiksi | 10.00 | Finger Kine Klub | Bahasa Indonesia


Sinopsis :
Disaat Dika berusaha memberi hadiah kepada Dini dihari ulang tahunnya
Dan ternyata sebuah usaha itu membawa Dika kedalam kecelakaan maut


Cast :
Modhie Keintjem
Benaya Chrisma Pesudo
Lady Calvilia Esmeralda Mandagi


pimpinan produksi REYN MAXEL PALESE unit manajer BAYU AJI
sutradara VIMARA ARDIYANSYAH asisten sutradara SUSENA AGES
penata fotografi SUSENA AGES juru kamera FRANCKLYN C. KAKISINA
properti BENAYA CHRISMA ADIPUTRA PESUDO - BAYU AJI
penata suara IVER IBRAM KONDA - JOANDI SUTOMO
editor JOANDI SUTOMO - IVER IBRAM KONDA
music FRANCKLYN C. KAKISINA
 

Search This Blog

End Wellcome

Selamat Datang di Situs Latihan Finger Kine Klub

Translate

Total Tayangan Halaman