twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Awal Perjalanan Finger Kine Klub

Penghargaan pada sebuah proses kadang terlupakan begitu saja, perjalanan yang mengalir begitu saja baik dalam kesuksesan maupun kedukaan hanya menjadi cerita atau obrolan warung kopi saja. Kiranya dengan tidak terbang tinggi akibat sebuah kesuksesan dan juga tidak lari dari kenyataan akibat sebuah kegagalan. Sebuah kata yaitu “ Proses” dapat lebih kita maknai dalam perjalanan kita, sehingga apa yang belum ataupun sudah kita raih dapat lebih bermakna.

Sekitar akhir tahun 2002 sekumpulan anak muda bersepakat untuk membuat kegiatan / acara. Ketika masuk dalam tahap pencarian sponsor mereka bertemu dengan pihak sponsor (PT. Djarum) yang diwakili oleh Bp. Handoyo. Lalu terjadilah perbincangan tentang acara yang pada saat itu direncanakan akan dilangsungkan di kampus UKSW. Karena adanya kecocokan dengan pihak sponsor yang kebetulan juga pecinta film maka terjadilah sebuah acara perdana yang diberi nama Friday Night Movie yaitu pemutaran film box office dengan judul “Brootherhood of wolf”.

Menuai kesuksesan diacara pertama membuahkan semangat untuk membentuk sebuah komunitas yang dijadikan sebagai ajang kumpul-kumpul para pecinta film. Akhirnya pada tahun 2003 terbentuklah sebuah Kine klub UKSW yang digawangi oleh Lola R.P bersama kawan-kawan. Berjalannya waktu terjadi banyak perubahan ditubuh Kine klub UKSW, namun karena keinginan yang kuat untuk terus menjalankan sebuah komunitas film, maka Kine klub UKSW tetap berjalan. Kunjungan-kunjungan ke kampus-kampus lain yang notabenya sebagai sarang Kine klub berdiri, sangat bermanfaat sebagai studi banding dan memperluas jaringan sesama komunitas pecinta film.

Menjelang pertengahan tahun 2003 Kine klub UKSW melebur para personelnya dan berganti nama menjadi Finger Kine klub UKSW. Kegiatan berikutnya yaitu pemutaran film “Aku ingin menciummu sekali saja” karya Garin Nugroho yang diputar pada acara Pekan Ilmiah Mahasiswa, menuai kesuksesan yang lebih besar lagi, kapasistas BU UKSW yang hanya 800 orang harus dipaksakan menjadi 1000 orang. Sungguh kesuksessan yang besar bagi Finger Kine klub.

Berakhirnya periode mengakibatkan harus mengalami regenerasi kepengurusan sekitar tahun 2004 awal, kepengurusan Finger Kine klub berpindah tangan kepada Raetundra Bimoadi P. Perubahan yang terjadi dilingkungan Lembaga Kemahasiswaan UKSW sempat mengakibatkan Finger Kine klub tidak mempunyai payung untuk berteduh. Akhirnya terjadilah lobi-lobi antara Finger Kine klub dan Senat Mahasiswa FE UKSW agar bisa saling mendukung dalam menjalankan kegiatannya.

Tepatnya 6 Desember 2003 sebuah ceremony kecil di Banaran CafĂ© sebagai persiapan untuk masuk dalam Struktur FE dan juga sebagai hari jadi FINGER Kine Klub dalam FE UKSW. Sekitar September 2004 Finger Kine klub resmi (struktural FE) menjadi sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Finger Kine klub FE UKSW. Layaknya sebuah UKM Finger Kine klub mengikuti Rapat Kerja (Raker) SEMA FE, dan membuat rencana program kerja. Program kerja / kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu “Kupas Finger” (Video Music Josh Groban), “Workshop Belakang Layar”, “Produksi Film (Kopi ½ Gelas)”.

Hingga saat ini Finger Kine klub yang tetap eksis kembali beregenerasi dan dipimpin oleh Rudra untuk menjalankan kembali kegiatan Finger Kine klub selama satu periode, kemudian Rahma memegang kendali organisasi untuk periode selanjutnya, seselesainya Rahma digantikan oleh Felix sebagai ketua Finger periode selanjutnya. Untuk selebihnya tolong di update terus, dengan adanya Blog, Facebook, kiranya dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi&publikasi yang baik. Karena penghargaan pada sebuah proseslah yang kiranya dapat membuat bertahannya Finger Kine klub.

Visi dan Misi Finger Kine klub
Visi : Membentuk sebuah wadah yang dapat menampung para pecinta film dengan kegiatannya.
Misi : Memproduksi karya dalam bidang Sinematografi.





- Bimo Finger -

0 comments:

 

Search This Blog

End Wellcome

Selamat Datang di Situs Latihan Finger Kine Klub

Translate

Total Tayangan Halaman